Buku ini merupakan praktik terbaik (best practice) pada tugas keperwatan sehari hari. Ulasan mengenai pelayanan dan bentuk pelayanan yang diberikan diulas secara lengkap pembahasannya dimulai dari fenomena layanan perawat di rumah sakit, hingga nilai - nilai untuk ikhlas melayani sampai langkah - langkah menjadi ners yang excellent service. Pada buku ini terdapat latihan - latihan dimana perawa…
Buku ini di tulis berdasarkan keinginan penulis yang sering mengamati perilaku mahasiswa yang kesulitan mencari buku-buku literatur dalam mengerjakan tugas-tugas studinya.
Buku ini mencakup farmasetika, biofarmasi, fitokimia, dan analisis kimia, serta informasi praktis obat, dosis, dan operasional apotek/industri.
membahas bahaya dan mekanisme bagaimana obat berinteraksi dengan zat lain. Interaksi ini dapat meningkatkan efek toksik atau mengurangi efektivitas klinis obat, menjadikannya krusial bagi keamanan terapi pasien
Ada 8 BAB yang dibahas dalam buku ini.\\r\\nBAB 1 :Pengantar standarisasi obat alam\\r\\nBAB 2 : Proses standarisasi simplisia\\r\\nBAB 3 : Proses standarisasi ekstrak\\r\\nBAB 4 : Standarisasi cemaran mikroba pada ekstrak\\r\\nBAB 5 : Penentuan kadar fenolik ekstrak\\r\\nBAB 6 : Penentuan flavanoid ekstrak\\r\\nBAB 7 : Pola kromatograsi dalam standarisasi ekstrak\\r\\nBAB 8 : Mutu minyak atsiri
-
Mengulas konsep dasar sanitasi, hubungan sanitasi air, limbah, dan makanan dengan penyakit menular seperti diare, kolera, dan DBD.
-
Buku ini menjelaskan seluk-beluk tekanan darah tinggi dengan bahasa yang sederhana dan efektif. Setiap orang diharapkan dapat memahami pengertian hipertensi dengan mudah. Dua puluh tanaman obat terbukti mampu mengontrol tekanan darah dengan baik dan disajikan resep tanaman obat yang bisa digunakan masyarakat untuk menanggulangi tekanan darah tinggi
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang dialami secara global dan penyebab utama penyakit kardiovaskulari. Hipertensi mencakup tidak hanya negara maju, namun juga negara berkembang. Di Indonesia, hipertensi mengalami peningkatan prevalensi dari tahun 2013-2018 sebanyak 30%, yaitu dari 25.8-34.1%. Pokja Hipertensi dalam kepengurusan tahun 2019-2022 mencermati data ini sebaga…