Jurnal Ilmiah
Uji Antibakteri Fungi Endofit dari Daun Namnam (Cynometra cauliflora L.) Terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli
Fenomena back to nature menunjukkan tanaman yang ada di alam semakin
memiliki peranan penting namun untuk mengambil senyawa bioaktif secara
langsung dari tanamannya dibutuhkan sangat banyak biomassa, sehingga untuk
mengefisiensikan cara mendapatkan senyawa bioaktifnya, maka di gunakan mikroba
endofit spesifik yang diperoleh dari bagian dalam tanaman yang diharapkan mampu
menghasilkan sejumlah senyawa bioaktif yang di butuhkan. Tujuan penelitian
untuk melihat potensi antibakteri yang di hasilkan oleh fungi endofit yang di isolasi
dari daun Namnam (Cynometra cauliflora L.) terhadap bakteri Staphylococcus
aureus dan Escherichia coli. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu
isolasi dan pemurnian fungi endofit, penyiapan bakteri uji Staphylococcus aureus
dan Escherichia coli, antibakteri dengan uji antagonis metode difusi agar. Hasil
menujukkan bahwa isolat fungi endofit P1-1, P3-1, P4-1, dan P5-1 memiliki
kemampuan menghambat pertumbuhan dari bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli termasuk ke dalam kategori kuat, dengan rerata zona hambat
berturut-turut 26.25 mm, 27.25 mm, 28.5 mm, 25.76 mm, untuk E.coli berturutturut adalah 29 mm, 29 mm, 27.5 mm, 27.5 mm. Kesimpulan dari penelitian ini
adalah isolat fungi endofit hasil isolasi dapat berpotensi sebagai antibakteri.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain