Karya Tulis Ilmiah
PERBANDINGAN JUMLAH ERITROSIT URINE PADA URINE SEGERA, URINE DENGAN PENGAWET FORMALIN DAN URINE SIMPAN PADA SUHU 2-8 °C DENGAN VARIASI WAKTU PENYIMPANAN 2 JAM DAN 3 JAM
Urine dilakukan tidak lebih dari 1 jam dari waktu urine dikemihkan, jika urine didiamkan lama maka bakteri akan berkembang biak, sehingga dapat menguraikan NH3 (amoniak) yang bersifat basa. Dalam kondisi basa, pH dalam urine akan meningkat. Hal ini dapat mempengaruhi komponen sedimen di urine menjadi cepat lisis sehingga jumlahnya akan berkurang. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan jumlah eritrosit urine pada urine segera, urine dengan pengawet formalin dan urine simpan pada suhu 2-8°c dengan variasi waktu penyimpanan 2 jam dan 3 jam. Sampel pada penelitian ini berjumlah 20 sampel. Metode pemeriksaan eritrosit urine menggunakan mikroskop. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada urine segera didapatkan rerata 18 sel/LPB, 2 jam formalin 10 sel/LPB, 3 jam formalin 8 sel/LPB, 2 jam suhu 2-8°c 11 sel/LPB, 3 jam suhu 2-8°c 8 sel/LPB. Berdasarkan uji lanjut Pada Uji Kruskal Wallis urine simpan formalin nilai p = 0,015 (p>0,05) artinya tidak ada perbedaan yang nyata pada pemeriksaan eritrosit urine segera, urine simpan 2 jam dan 3 jam formalin. Dan Pada Uji Kruskal Wallis urine simpan suhu 2-8°c nilai p = 0,002 (p
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain