Karya Tulis Ilmiah
PEMANFAATAN BEKATUL SEBAGAI BAHAN DASAR MEDIA ALTERNATIF PERTUMBUHAN Aspergillus flavus
Mikrobiologi adalah ilmu yang mempelajari organisme yang sangat kecil, salah satunya adalah fungi. Fungi dapat tumbuh dan berkembang dalam suatu media yang mengandung nutrisi yang cukup. Media yang biasa digunakan adalah SDA (Sabouraud Dextrose Agar). Media SDA yang dibuat oleh pabrik dalam bentuk siap pakai, sehingga harga media ini relatif mahal dan tidak diperoleh sembarangan tempat sehingga perlu dibuat media alternatif salah satunya yaitu menggunakan bekatul. Kandungan nutrisi bekatul 49,4 g karbohidrat, 24,7 g serat pangan, 21,3 g lemak, 16,5 g protein, 80 mg kalsium, 2,1 gram fosfor, 0,9 gram magnesium dan 0,4 mg vitamin riboflavin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan bekatul sebagai bahan dasar media alternatif pertumbuhan Aspergillus flavus. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan menginokulasikan fungi Aspergillus flavus dengan metode Triple dot. Pengamatan dilakukan selama 7 hari secara makroskopis dengan mengamati diameter fungi Aspergillus flavus. Hasil penelitian diperoleh adanya penambahan diameter koloni pada media bekatul konsentrasi 8%, 10%, 12% dan media SDA sebagai kontrol sebesar 29,3 mm, 33,0 mm, 33,8 mm dan 34,9 mm. Konsentrasi yang efektif untuk pertumbuhan fungi Aspergillus flavus yaitu konsentrasi 12%. Berdasarkan hasil uji dapat disimpulkan bahwa media alternatif berbahan dasar bekatul dapat digunakan sebagai media pertumbuhan fungi Aspergillus flavus.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain