Jurnal Ilmiah
Analisis determinan faktor yang memengaruhi self management pada klien dengan hipertensi
Pendahuluan: Hipertensi merupakan kondisi dimana tekanan sistol dan diastole melebihi normal yang diindikasi\r\nkandengan 3x pengukuran. Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) dan bersifat kronis\r\nsehingga memerlukan pengobatan seumur hidup, baik dari segi pengendalian faktor risiko, kontrol aktivitas,\r\nnutrisi/diit, maupun pengobatannya. Oleh karena itu, penyakit hipertensi membutuhkan pengobatan jangka\r\npanjang. Pendekatan dengan orang terdekat, yaitu keluarga merupakan salah satu strategi untuk membantu tata\r\nlaksana penanganan pasien hipertensi.\r\nTujuan: Untuk menganalisis determinan faktor yang memengaruhi self management pada klien dengan\r\nhipertensi.\r\nMetode: Penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan pada\r\npenelitian ini adalah penderita hipertensi yang sedang menjalani pengobatan di Puskesmas Mandala. Penegakan\r\ndiagnosa hipertensi dibuktikan dari data sekunder Puskesmas. Teknik pengambilan sampel menggunakan\r\npurposive sampling dan pengumpulan data menggunakan kuesioner, selanjutnya data di analisis melalui uji chi\r\nsquare.\r\nHasil: Didapatkan p value 0.012 pada variabel umur, jenis kelamin 0.01, penghasilan 0.017, dan status\r\npernikahan 0.042. Hal ini menunjukkan adanya hubungan antara variabel umur, jenis kelamin, penghasilan, dan\r\nstatus pernikahan terhadap self management hipertensi.\r\nSimpulan: Adanya hubungan antara variabel umur, jenis kelamin, penghasilan, dan status pernikahan terhadap\r\nself management hipertensi (p-value < 0.05).\r\nSaran: Perlu pengembangan program edukasi untuk meningkatkan self management dan meningkatkan\r\nkeyakinan tentang persepsi kerentanan dan tingkat keparahan bagi pasien hipertensi.
Tidak tersedia versi lain