Repository

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Analisis pengaruh pemberdayaan kader terhadap ketepatan deteksi dini risiko stunting pada balita
Penanda Bagikan

Jurnal Ilmiah

Analisis pengaruh pemberdayaan kader terhadap ketepatan deteksi dini risiko stunting pada balita

CUCUK KUNANG SARI - Nama Orang; yunita sari - Nama Orang; Kirana Candra Sari - Nama Orang; Maria Ulfa - Nama Orang;

Pendahuluan: Stunting adalah kondisi kegagalan pertumbuhan yang diakibatkan oleh kekurangan gizi kronis, stimulasi psikososial yang tidak memadai, dan infeksi berulang, terutama selama 1,000 hari pertama kehidupan. Anak-anak diklasifikasikan sebagai stunting ketika tinggi badan menurut usia mereka di bawah minus dua standar deviasi (-2 SD) dibandingkan dengan anak-anak seusianya. Stunting tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Jambe, Kabupaten Tangerang, di mana kasusnya terus meningkat. kader posyandu memainkan peran penting dalam deteksi dini dan pencegahan stunting. Namun, pengetahuan dan keterampilan yang terbatas dalam pengukuran antropometri dapat mengurangi akurasi deteksi dini. Pemberdayaan kader melalui pelatihan, pendampingan, dan supervisi diharapkan dapat meningkatkan akurasi deteksi dini risiko stunting pada balita. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh pemberdayaan kader terhadap akurasi deteksi dini risiko stunting pada balita. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental menggunakan pre-test dan post-test dengan kelompok kontrol. Sampel terdiri dari 60 kader posyandu yang dipilih dari wilayah kerja Puskesmas Jambe. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi langsung, pengukuran antropometri, dan penilaian pre-test dan post-test terhadap pengetahuan dan keterampilan kader. Intervensi terdiri dari pelatihan teori, pengukuran antropometri, dan pendampingan lapangan. Data dianalisis menggunakan uji statistik yang sesuai untuk menilai perbedaan akurasi deteksi dini risiko stunting antara kelompok intervensi dan kontrol, dengan tingkat signifikansi ditetapkan pada p < 0,05. Hasil: Seluruh variabel mengalami peningkatan skor setelah intervensi. Rata-rata pengetahuan kader meningkat dari 8.63 menjadi 13.88, sikap meningkat dari 46.07 menjadi 62.12, efikasi diri meningkat dari 29.08 menjadi 37.92, dan praktik pelaksanaan tugas meningkat dari 30.52 menjadi 38.87. Selain itu, rata-rata skor hambatan dan dukungan dalam deteksi dini risiko stunting meningkat dari 30.33 menjadi 38.95, sedangkan rata-rata ketepatan deteksi dini risiko stunting meningkat dari 11.70 menjadi 16.60. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, sikap, efikasi diri, praktik pelaksanaan tugas, dukungan dalam deteksi dini risiko stunting, serta ketepatan deteksi dini risiko stunting setelah pemberian intervensi. Simpulan: Pemberdayaan kader melalui pelatihan, pendampingan, dan supervisi diharapkan dapat meningkatkan akurasi deteksi dini risiko stunting pada balita. Saran: Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas jumlah sampel dan cakupan wilayah penelitian, sehingga hasil yang diperoleh dapat lebih representatif dan memiliki tingkat generalisasi yang lebih tinggi.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi 610.3 CUC a
NERS0038
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
610.3 CUC a
Penerbit
Universitas Malahayati Lampung : Holistik Jurnal Kesehatan., 2026
Deskripsi Fisik
Holistik Jurnal Kesehatan, Volume 20, No.3, Mei 20
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2620-7478
Klasifikasi
610.3
Tipe Isi
Keperawatan
Tipe Media
Profesi Ners
Tipe Pembawa
-
Edisi
Volume 20, No.3, Mei 2026
Subjek
Balita
Pemberdayaan Kader
Deteksi Dini
Posyandu
Risiko Stunting
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Artikel: Analisis pengaruh pemberdayaan kader terhadap ketepatan deteksi dini risiko stunting pada balita
    Artikel: Analisis pengaruh pemberdayaan kader terhadap ketepatan deteksi dini risiko stunting pada balita
    Other Resource Link
  • Turnitin: Analisis pengaruh pemberdayaan kader terhadap ketepatan deteksi dini risiko stunting pada balita
    Turnitin: Analisis pengaruh pemberdayaan kader terhadap ketepatan deteksi dini risiko stunting pada balita
  • Korespondensi: Analisis pengaruh pemberdayaan kader terhadap ketepatan deteksi dini risiko stunting pada balita
    Korespondensi: Analisis pengaruh pemberdayaan kader terhadap ketepatan deteksi dini risiko stunting pada balita
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Repository
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?